MPLS Hari Ketiga SMK Budi Mulia Utama: Membangun Karakter, Literasi Digital, dan Mengenal Dunia Kejuruan
Jakarta, 15 Juli 2026 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Budi Mulia Utama memasuki hari ketiga pada Rabu (15/7/2026) dengan rangkaian kegiatan yang berfokus pada pembentukan karakter, peningkatan wawasan kebencanaan, literasi digital, serta pengenalan program keahlian. Kegiatan berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh semangat sebagai bekal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru, sebagai bentuk penyambutan hangat dari seluruh warga sekolah. Melalui suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan, peserta didik diajak untuk membangun rasa nyaman, percaya diri, dan semangat dalam memulai perjalanan pendidikan di SMK Budi Mulia Utama.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Ruang Perjumpaan Murid, sebuah forum interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta didik baru untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, serta membangun komunikasi yang positif dengan teman sebaya maupun guru pendamping. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan saling menghargai.
Memasuki pagi hari, seluruh peserta melaksanakan Sarapan Bersama. Selain menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sebelum mengikuti pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan serta menanamkan pentingnya pola hidup sehat di lingkungan sekolah.
Materi berikutnya mengangkat tema Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, langkah-langkah mitigasi, prosedur evakuasi, serta pentingnya menjaga ketenangan dan keselamatan diri ketika menghadapi situasi darurat. Materi ini bertujuan membentuk budaya sekolah yang tanggap dan siap menghadapi bencana.
Setelah itu, peserta mengikuti penyampaian materi Literasi Digital. Pada sesi ini, peserta dibekali pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi informasi secara bijak, etika berinternet, keamanan data pribadi, serta kemampuan menyaring informasi di era digital. Materi tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang cerdas, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Usai waktu istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi mengenai Dampak Negatif Game Online. Pemateri menjelaskan berbagai risiko yang dapat muncul akibat penggunaan game secara berlebihan, mulai dari menurunnya prestasi belajar, gangguan kesehatan fisik dan mental, hingga berkurangnya interaksi sosial. Peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya mengatur waktu, menjaga keseimbangan antara hiburan dan belajar, serta memanfaatkan teknologi secara produktif.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Pengenalan Jurusan. Pada sesi ini, peserta didik baru diperkenalkan dengan program keahlian yang ada di SMK Budi Mulia Utama beserta kompetensi, fasilitas pembelajaran, peluang karier, hingga karya-karya yang telah dihasilkan oleh siswa. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kompetensi yang akan dipelajari selama menempuh pendidikan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.
Setelah melaksanakan Istirahat, Salat, dan Makan (ISOMA), seluruh peserta mengikuti kegiatan Refleksi, Doa, dan Penutupan. Dalam sesi refleksi, peserta diajak untuk mengevaluasi pengalaman belajar selama hari ketiga MPLS, menyampaikan kesan dan pesan, serta menumbuhkan motivasi untuk terus belajar dan berkembang. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh rangkaian MPLS dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik baru.
Kepala SMK Budi Mulia Utama menyampaikan bahwa MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, penguatan kompetensi abad ke-21, serta penanaman budaya positif di lingkungan sekolah.
“Melalui rangkaian kegiatan MPLS, kami berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik, memiliki karakter yang disiplin, peduli, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab. Bekal ini akan menjadi fondasi penting dalam perjalanan mereka sebagai siswa SMK Budi Mulia Utama,” ujar Kepala SMK Budi Mulia Utama.
Dengan berakhirnya kegiatan hari ketiga, peserta didik baru semakin mengenal budaya sekolah, memahami pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana, memiliki kesadaran akan literasi digital, serta memperoleh gambaran mengenai dunia kejuruan yang akan mereka tekuni. Semangat dan antusiasme yang ditunjukkan peserta menjadi modal positif dalam menyongsong proses pembelajaran di SMK Budi Mulia Utama.
SMK Budi Mulia Utama – Berkarya, Berkarakter, dan Siap Menjadi Generasi Unggul.














































