Hari Keempat MPLS SMK Budi Mulia Utama: Menanamkan Karakter, Kepedulian, dan Budaya Sekolah Positif
Kamis, 16 Juli 2026
SMK Budi Mulia Utama
Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027, SMK Budi Mulia Utama kembali menghadirkan rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan karakter, kepedulian sosial, serta pembentukan budaya sekolah yang positif. Seluruh peserta didik baru mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sejak pagi hingga penutupan acara.
Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru, di mana panitia dan guru menyambut peserta didik dengan penuh kehangatan. Suasana yang ramah dan bersahabat diharapkan mampu membangun rasa nyaman serta menumbuhkan semangat belajar bagi seluruh murid baru dalam memulai perjalanan pendidikan di SMK Budi Mulia Utama.
Selanjutnya, peserta mengikuti Ruang Perjumpaan Murid, sebuah sesi yang dirancang untuk mempererat hubungan antarsiswa melalui kegiatan interaktif, diskusi kelompok, dan permainan edukatif. Melalui kegiatan ini, peserta belajar mengenal satu sama lain, membangun komunikasi yang baik, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dalam lingkungan sekolah.
Sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat, seluruh peserta mengikuti kegiatan Sarapan Bersama dengan membawa makanan bergizi seimbang. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya memenuhi kebutuhan gizi sebagai bekal menjaga kesehatan dan meningkatkan konsentrasi selama proses belajar di sekolah.
Materi utama hari keempat dilanjutkan dengan Pengenalan Delapan Dimensi Profil Lulusan, yang menjadi arah pembentukan karakter peserta didik sesuai dengan kebijakan pendidikan nasional. Dalam sesi ini, murid diajak memahami pentingnya menjadi lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki karakter mulia, mampu berpikir kritis, kreatif, mandiri, bergotong royong, berintegritas, sehat jasmani dan rohani, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Setelah itu, peserta mengikuti materi Gerakan Rukun Sama Teman. Kegiatan ini mengajak seluruh murid untuk membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, bekerja sama, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Nilai-nilai kebersamaan menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan sekolah yang harmonis.
Kegiatan berikutnya adalah penyampaian materi Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Melalui materi ini, peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan sekolah, menerapkan pola hidup sehat, membiasakan perilaku hidup bersih, serta menumbuhkan kepedulian terhadap keindahan lingkungan. Peserta juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Menjelang siang, peserta memperoleh materi mengenai Fenomena Sosial Perilaku Remaja. Dalam sesi ini dibahas berbagai tantangan yang dihadapi remaja di era digital, seperti pengaruh media sosial, pergaulan bebas, penyalahgunaan teknologi, bullying, hingga pentingnya membangun karakter yang kuat dalam mengambil keputusan. Melalui diskusi yang komunikatif, peserta didik diajak untuk menjadi generasi yang bijak, bertanggung jawab, serta mampu menyaring berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Setelah mengikuti berbagai materi, peserta melaksanakan Istirahat, Sholat, dan Makan (ISHOMA) sebagai waktu untuk beribadah, beristirahat, dan memulihkan energi sebelum melanjutkan kegiatan berikutnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan hari keempat, seluruh peserta mengikuti sesi Refleksi. Pada kesempatan ini, murid menyampaikan pengalaman, kesan, serta pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti kegiatan MPLS. Refleksi menjadi media bagi peserta untuk mengevaluasi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam menerapkan nilai-nilai positif yang telah dipelajari.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, sekaligus memohon keberkahan dan kemudahan dalam menempuh pendidikan di SMK Budi Mulia Utama.
Ketua Panitia MPLS menyampaikan bahwa kegiatan hari keempat dirancang untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi bagian dari budaya sekolah yang positif.
“Melalui MPLS, kami ingin menanamkan nilai-nilai karakter, kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab kepada seluruh peserta didik baru. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Ketua Panitia MPLS.
Dengan berakhirnya kegiatan hari keempat, diharapkan seluruh peserta didik baru semakin mengenal nilai-nilai yang menjadi budaya SMK Budi Mulia Utama. Semangat kebersamaan, disiplin, hidup sehat, serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi bekal penting untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan inspiratif selama menempuh pendidikan di sekolah.












































































































