MPLS Hari Kelima SMK Budi Mulia Utama: Membentuk Generasi Berkarakter, Sehat, dan Cerdas Bermedia Digital
Jumat, 17 Juli 2026
SMK Budi Mulia Utama
Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Budi Mulia Utama memasuki hari kelima pada Jumat (17/7/2026). Berbagai materi edukatif kembali diberikan kepada peserta didik baru sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan sekolah sekaligus tantangan di era digital.
Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru, di mana panitia MPLS, guru, dan seluruh warga sekolah menyambut peserta didik dengan penuh kehangatan. Suasana yang ramah dan penuh semangat di pagi hari menjadi awal yang baik untuk membangun kedekatan antara peserta didik dengan lingkungan sekolah barunya.
Setelah itu, seluruh peserta mengikuti Pertemuan Pagi Ceria (BIMROH) yang diisi dengan pembinaan mental dan rohani. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak memperkuat nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, serta rasa syukur sebagai fondasi dalam menjalani proses belajar. Selain membangun spiritualitas, BIMROH juga menjadi momen untuk menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Materi berikutnya disampaikan oleh Puskesmas, yang mengangkat tema Bahaya Penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Dalam penyampaian materi, peserta diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis NAPZA, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, konsekuensi hukum, serta pentingnya memilih pergaulan yang positif. Edukasi ini bertujuan agar peserta didik memiliki kesadaran sejak dini untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan menjadi pelopor hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi dari Kepolisian mengenai Bahaya Judi Online. Di era digital saat ini, judi online menjadi salah satu ancaman yang banyak menyasar kalangan remaja. Melalui sosialisasi ini, peserta didik diberikan pemahaman tentang modus perjudian online, dampaknya terhadap kondisi ekonomi, psikologis, hubungan sosial, hingga ancaman pidana bagi pelaku. Narasumber juga mengajak peserta untuk menggunakan teknologi secara bijak serta memanfaatkan internet sebagai sarana belajar dan mengembangkan potensi diri.
Sebagai bekal dalam memasuki kegiatan pembelajaran, peserta didik baru mengikuti sesi Pengenalan Kurikulum SMK Budi Mulia Utama. Pada kesempatan ini dijelaskan mengenai struktur kurikulum, sistem pembelajaran, penilaian, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pembelajaran berbasis kompetensi, serta berbagai program unggulan sekolah yang mendukung pengembangan keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri (DUDI).
Menjelang siang, peserta melaksanakan Istirahat, Sholat, dan Makan (ISHOMA) sebagai waktu untuk beribadah, beristirahat, serta menjaga kebugaran sebelum melanjutkan kegiatan berikutnya.
Pada penghujung kegiatan, seluruh peserta mengikuti sesi Refleksi. Dalam suasana yang hangat, peserta diajak menyampaikan pengalaman, pengetahuan baru, serta nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti rangkaian MPLS. Refleksi menjadi sarana untuk memperkuat komitmen peserta didik dalam menerapkan perilaku positif di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan hari kelima ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh kegiatan MPLS. Doa juga menjadi harapan agar seluruh peserta didik senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan belajar, serta mampu menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan.
Kepala SMK Budi Mulia Utama menyampaikan bahwa materi-materi yang diberikan selama MPLS tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta didik dengan pengetahuan dan karakter yang relevan dengan tantangan zaman.
“Kami ingin peserta didik baru tumbuh menjadi generasi yang sehat, berintegritas, cerdas dalam memanfaatkan teknologi, serta mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. MPLS menjadi langkah awal untuk membentuk karakter tersebut sebelum mereka memasuki proses pembelajaran secara penuh,” ujar Kepala SMK Budi Mulia Utama.
Melalui rangkaian kegiatan hari kelima ini, SMK Budi Mulia Utama kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, religius, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Diharapkan seluruh peserta didik baru mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama MPLS sebagai bekal menjadi lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.












































































































